Menumbuhkan Anak Bersikap Sportif
Setiap orang tua tentu menginginkan
buah hatinya menjadi seorang pemenang dalam hal apapun. Tentu saja hal ini akan
membuat orang tua bangga dan senang memiliki anak yang demikian. Di dalam kompetesi
tentunya ada pihak yang menang dan kalah. Kemenangan yang diraih anak-anak
pasti akan menggembirakan. Akan tetapi, jika kekalahan yang didapatkan, anak
kecil cenderung mengekspresikannya dengan menangis bahkan memasang wajah kecewa
karena belum siap menerima kekalahannya.
Di sinilah orang tua perlu
mengajarkan pentingnya berjiwa besar untuk menyikapi kekalahan dengan lapang
dada. Untuk itu, menumbuhkan anak yang bermental sportif dan mau menerima
kekalahan perlu sekali ditumbuhkan sejak dini. Sikap sportif anak dapat dilihat
pada sikapnya menghormati teman, lawan bahkan pelatihnya.
Menunjukkan sikap sportif memang
bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi menerima kekalahan dengan berbesar hati.
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk anak dalam
menumbuhkan sikap sportif.
Pertama,
jadilah teladan yang baik. Memberikan pujian dan semangat pada semua pemain.
Jangan pernah menunjukkan kebencian pada salah satu pihak atau kelompok. Orang
tua pun mesti menahan dari dari hujatan permainan. Biarkanlah si kecil
menikmati kegiatan olahraga yang kita tonton dan lakukan. Dengan begitu, anak
akan mengerti tentang menghargai orang lain.
Kedua,
berikanlah pemahaman tentang peraturan. Mengajarkan anak berperilaku sportif,
baik sebagai pemain maupun penonton sudah menjadi kewajiban orang tua.
Berikanlah pemahaman bahwa lawan mereka bukanlah musuh. Yakinkan pada anak bahwa mereka harus
menerima lawan setelah pertandingan usai.
Ketiga,
memberikan dukungan. Saya sendiri sering mengucapkan selamat dan memberikan semangat
pada adik kecil saya saat keberhasilannya. Namun, saya juga mengatakan hal lain
misalnya saat ia tidak mencapai kemenangan saya pun selalu berkata ‘sekarang
kamu tidak berhasil, tapi tetaplah mencoba’. Hal itu saya lontarkan agar ia
tidak berpikir bahwa semua keinginannya bisa menjadi kenyataan.



Komentar
Posting Komentar