Mengenalkan Tenggang Rasa pada Anak



Tenggang rasa adalah sikap untuk dapat memahami orang lain. Maka tenggang rasa menjadi karakter yang penting untuk ditumbuhkan pada anak-anak sejak dini. Dengan mengajarkan tenggang rasa, anak-anak dapat hidup bersosial dan bekerjasama dengan orang lain.
Banyak sekali manfaat karakter tenggang rasa untuk diajarkan kepada anak; di antaranya
Pertama. Membantu anak untuk
Tenggang rasa sebaiknya dikenalkan kembali pada anak. Orangtua dapat mengenalkan tenggang rasa sejak dini pada anak. Dimulai dengan sikap memahami perbedaan, pengertian pada sesama dan mempererat persaudaraan.

Anak-anak yang dikenalkan dengan tenggang rasa dapat menumbuhkan keteladanan bagi orang lain. Tidak hanya itu, tenggang rasa adalah akhlak sekaligus sikap yang harus dijaga. Salah satunya dengan mengajarkannya pada anak-anak.

Maraknya sikap intoleran yang diperlihatkan di media sosial dan juga televisi tentu memberikan asumsi negatif pada anak. Di sinilah orang tua sebaiknya memberikan pengajaran tenggang rasa pada anak.

Berikut ini cara mengenalkan tenggang rasa pada anak di antaranya;
Pertama, Tidak merendahkan suku atau adat istiadat orang lain. Ajarkan anak agar tidak merendahkan suku atau adat istiadat orang lain. Orangtua dapat menunjukkan bahwa setiap orang memiliki tempat tinggal dan budaya masing-masing yang berbeda. Perbedaan ini tidak sebaiknya menjadi ancaman, perbedaan adalah hal yang perlu kita syukuri untuk saling mengenal.

Kedua, Pandai menempatkan diri. Beritahu anak agar dapat menunjukkan sikap yang baik pada orang lain. Misalnya tidak menunjukkan sikap yang tidak menyenangkan terhadap orang lain. Anak akan memahami dengan baik.

Ketiga, Menghargai Perbedaan. Saat mendapatkan undangan. Selama tidak bertentangan dengan Pancasila. Orangtua dapat mengajarkan anak agar mengikuti cara yang ditunjukkan oleh orang tersebut. Ceritakan pada anak bahwa ini adalah ungkapan rasa senang dan menjalin persaudaraan sesama

Komentar

Postingan Populer