Jurus Jitu Mendongeng bagi Ayah




            “Ayah, Nabil ingin dengar cerita Danau Toba”
            “Benarkah, kau ingin mendengarnya, baiklah”
            “Suatu hari …” Ayah Nabil melanjutkan dongeng.

Saat-saat anak meminta diceritakan sebuah cerita, seorang anak sebenarnya tengah ingin menjelajahi imajinasinya. Imajinasi yang dilatih sejak dini sangatlah baik bagi tumbuh kembang anak. Salah satu untuk mengoptimalkan imajinasi adalah melalui dongeng.

Seorang Ayah dapat memberikan dongeng yang menarik pada anak. Anak juga memiliki tingkat kebosanan, maka sebaiknya mendongeng juga harus memperhatikan hal tertentu agar anak tidak merasa bosan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai Ayah agar dapat mendongeng dengan menarik dan tidak membosankan di antaranya;

Pertama, bersemangat. Ayah yang baik sebaiknya dapat menutupi kelelahannya setelah bekerja seharian. Menceritakan dongeng akan lebih baik dilakukan dengan semangat dan antusias seorang Ayah. Anak akan lebih mendengar dongeng yang diceritakan.

Kedua, memilih cerita yang menarik Anak. Ayah dapat menyuruh anak untuk meminta dongeng yang menarik untuk diceritakan. Jika Ayah merasa kesulitan, Ayah dapat meminta sedikit waktu untuk sekadar mempelajarinya.

Ketiga, mengatur suara. Kelebihan dongeng adalah kita dapat menciptakan karakter yang menarik salah satunya melalui suara. Ayah dapat mengatur suara dengan menekan dan merendahkan pada kata-kata tertentu. Ayah juga dapat menggunakan suara perut untuk membuat dongeng semakin menarik.

Keempat, memberikan pertanyaan. Ayah dapat memberikan pertanyaan yang mudah dan sederhana untuk anak. Dengan memberikan pertanyaan, Ayah dapat memastikan bahwa anak dapat mendengar dengan baik.

Komentar

Postingan Populer