Cara Menyenangkan Mengajak Anak Membaca
“Ibu, Dennis ingin meminjam handphone
untuk main game”
Ibunya membiarkan Dennis merengek.
Orang tua memang sebaiknya tidak
memberikan kemudahan anak dalam mengakses handphone. Handphone dengan segala
fitur canggihnya kerap menarik perhatian anak. Alih-alih orang tua ingin
anaknya pandai memainkan handphone, justru anak lah yang tidak dapat bijak
memainkan handphone. Akibatnya banyak anak menyalahgunakan handphone. Bahkan,
tidak jarang anak menjadi malas belajar.
Anak-anak memiliki masa yang baik dalam
belajar. Dalam pepatah dikatakan bahwa belajar di waktu kecil bagai mengukir di
atas batu, belajar di waktu tua bagai mengukir di atas air. Pepatah tersebut
menjelaskan pentingnya masa anak sebagai masa belia agar dapat memanfaatkan
proses belajar dengan baik. Usia anak sangat baik dalam perkembangan menerima
stimulus yang akan menunjang kognitif diri anak.
Membaca adalah kegiatan yang baik
sebagai gerbang pengetahuan. Dengan membaca anak-anak akan memiliki pengalaman
yang luas. Orang tua memiliki tanggungjawab dalam mendidik anak. Salah satunya
adalah mengajak anak membaca. Anak-anak memiliki perkembangan imajinasi yang
harus ditempuh dalam usianya. Dengan membaca, anak-anak dilatih mengembangkan
imajinasinya dengan baik.
Ada banyak cara untuk mengajak anak
membaca buku.
Pertama, memberikan hadiah buku. Orang
tua perlu memberikan kejutan dan hadiah yang tidak biasa. Salah satunya adalah
memberikan buku. Orang tua sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu buku yang
disukai anak. Dengan begitu, orang tua tidak kesulitan memilih buku yang sesuai
dengan kriteria anak. Buku yang diterima sebagai hadiah tentu akan memberikan
kesan tersendiri bagi anak. Anak akan dengan senang membacanya.
Kedua, membuat jam membaca di rumah.
Cobalah orang tua untuk membuat jam membaca di rumah. Orang tua perlu
mencontohkan terlebih dahulu dengan memperlihatkan diri membaca buku pada jam
tertentu. Sesekali buatkan kejutan yang diluar dugaan anak. Misalnya saat anak
memberikan pertanyaan tentang pelajaran sekolah. Orang tua sebaiknya dapat
menjawabnya dengan baik. Kemudian orang
tua dapat menjelaskan bahwa ia memperoleh jawabannya dari buku yang ia baca. Di
sinilah orang tua dapat memberikan tawaran menarik agar anak dapat memiliki jam
membaca di rumah. Untuk menambah semangat anak, orang tua juga dapat memberikan
poin agar dapat ditukar dengan hadiah saat poin sudah cukup banyak.
Ketiga, mengajak anak ke taman baca.
Orang tua perlu mengenalkan taman baca yang memang jarang diketahui banyak
orang. Ceritakanlah tentang taman baca dan bagaimana relawan mengembangkan
layanan baca secara gratis. Hal ini akan membuat anak tertarik dan ingin
berkunjung ke taman baca. Orang tua bahkan dapat menitipkan anak untuk dapat
belajar di taman baca. Banyak taman baca yang memberikan permainan-permainan
menarik untuk pengunjungnya. (Muhamad Iqbal )



Komentar
Posting Komentar