Manfaat Anak dibacakan Buku
“Ayah, ini apa?”
“Ibu, Keyla mau
tahu cerita ini” rengek Keyla meminta.
Anak yang
memiliki rasa ingin tahu yang begitu tinggi akan selalu aktif untuk menanyakan
hal-hal sepele. Salah satu hal yang ditunjukkan adalah senang saat mendengarkan
sebuah cerita. Anak akan menjadi pendengar yang baik.
Mereka selalu
tidak sabar dengan cerita-cerita yang menarik. Anak-anak akan menunggu orang
dewasa untuk membacakan cerita. Orangtua dapat memanfaatkan hal ini sebagai
sarana komunikasinya kepada anak.
Maka kesempatan
membacakan buku pada anak harus digunakan Orangtua sebaik mungkin. Setidaknya
ada empat manfaat Orangtua membacakan buku pada anak.
Pertama,
menumbuhkan kegemaran membaca. Anak yang selalu dibacakan cerita akan memupuk
kegemaran membaca anak. Orangtua yang menjauhkan gawai sejak dini dan memilih
membacakan cerita pada anak setidaknya melangkahkan anak untuk meraih
kesuksesan.
Kedua,
membantu membangun karakter anak. Cerita yang menarik dan kaya pelajaran akan
mempengaruhi kepribadian anak. Orangtua sebaiknya menyelipkan pesan moral dalam
cerita yang dibacakan dengan sederhana dan tidak membosankan. Misalnya dengan
mengajarkan untuk bersikap ramah pada setiap orang dan lainnya.
Ketiga,
memperkaya pengalaman dan pengetahuan. Membacakan buku akan memberikan
pengalaman yang banyak pada anak. Bahkan, hal itu akan menambah daya kognitif
sekaligus bekal anak. Apalagi saat anak dapat melontarkan pertanyaan, hal itu
akan meningkatkan daya kreativitas anak.



Komentar
Posting Komentar