Memulai Mendidik Anak dengan Bersahabat
Selama ini anak dipandang sebagai
seorang yang belum dapat melakukan hal banyak. Sikap dan perilaku anak yang
masih dini terkadang tidak dipedulikan. Akibatnya perkembangan yang terjadi
pada diri anak kurang mendapat perhatian. Orang tua yang menganggap dirinya
dewasa tidak semestinya menganggap anak sebagai orang yang tidak perlu ikut
serta dalam memecahkan persoalan secara bersama. Dengan begitu, keharmonisan di
dalam keluarga menjadi terjalin dengan erat. Impian orang tua untuk mengajarkan
dan memberi pengetahuan kepada anak tidak harus terbatas pada pemberian
fasilitas sekolah atau pun keterampilan lainnya. Pengajaran yang terbatas pada
dinding sekolah tidak sepatutnya menyurutkan keingintahuan kedekatan anak pada
orang tua.
Banyak orang tua menganggap anak
masih menjadi orang lain. Padahal memulai anak dengan menjadikannya sahabat
adalah hal yang sangat diinginkan seorang anak. Anak akan lebih menghargai dan
menghormati orang tua.
Beberapa pendekatan orang tua
dalam mendidiknya sebagai sahabat di antaranya; Pertama, Menasehatinya
saat sendirian. Orang tua sangat berperan dalam mengayomi anaknya untuk
mengontrol pola dan perilaku anak. Akan tetapi, tidak banyak orang tua mampu
mengerti keadaan anak. Anak juga memiliki kecenderungan untuk bersikap baik.
Ketidaksiapan anak dalam mendengarkan nasehat di depan orang banyak terkadang
malah membuatnya acuh dan tidak peduli. Maka waktu terbaik orang tua dalam
menyampaikan nasehatnya adalah tidak memperlihatkannya pada orang banyak.
Selain itu, mengajaknya berbicara dengan terbuka dapat menghilangkan
kecemasannya. Sehingga hal itu dapat menjalin keharmonisan keluarga. Kedua,
Tidak menuntut hal banyak. Seorang anak memiliki kesadaran penuh pada orang
tuanya untuk menghormati dan memperlakukannya dengan kasih sayang. Orang tua
juga memiliki hak dalam memperlakukan anak. Peran orang tua ini tidak serta
merta untuk menciptakan anak menjadi apa yang diinginkannya. Anak harus memiliki
kebebasan yang bertanggungjawab. Dengan begitu, anak akan lebih aktif dan
memiliki kesadaran.
Proses ini menjadikan anak untuk lebih dewasa.
Demikian, Orang tua dapat membangun hubungan menjadi lebih dekat.



Komentar
Posting Komentar